Bimbingan Belajar Qur’an Online Terbaik Bersama Syeikh dari Timur Tengah

Solusi belajar Qur’an bersama Ustadz & Ustadzah yang kompeten & bersanad sampai Rasulallah Saw, bahkan dibimbing langsung oleh Syeikh-Syeikh dari Timur Tengah

 

Ratusan Orang sudah membuktikan!

Ratusan orang sudah ikut join bimbingan belajar Qur’an bersama kami. Banyak perubahan yang sangat signifikan dalam bacaan Qur’an mereka, mulai makhorijul huruf, sifat-sifat huruf, hukum-hukum tajwid bahkan bacaan-bacaan gharib.

Mau bacaan Qur’an anda menjadi benar sesuai kaedah Tajwid? Mau bacaan Qur’an anda bersanad sampai Rasulullah? Maukah anda mempunyai guru yang kompeten bahkan diantaranya Syeikh dari Timur Tengah?

Apakah Anda Merasa Bacaan Al-Fatihah Anda Belum Benar Sesuai Ilmu Tajwid?

 

Ikutilah coaching  online Tahsin Surat al-Fatihah, bersama Ust. Nurkhois, Lc.MM & Syeikh Emad Mesir!

Tahun 2015, pada sepertiga malam terakhir di Mushola samping rumahku. Aku  merasakan begitu sedih yang sangat mendalam, dan kesedihanku itu belum pernah saya rasakan sebelumnya. Disujud terakhir tahajudku, air mata mengalir membasahi sajadah pemberian ibuku.   Benar-benar hancur hatiku saat itu, bak cermin jatuh dari dinding ketimpa barbelku. Ambyar, hancur berkeping-keping. Bukan hanya sedih, akupun tertekan, stres berat bahkan sangat malu.

Karena saat aku memeranikan diri melamar gadis yang aku cintai, orang tuanya menolak mentah-mentah lamaranku itu, dengan alasan aku tidak pandai ilmu agama dan tidak bisa baca al-Qur’an. Ternyata gadis yang aku cintai itu  adalah seorang hafidhah, jago ngaji dan juga anak seorang kyai.

Dihari yang sama, sebelum aku pergi dari rumah gadis pujaanku itu, ada sesorang lak-laki bersama kedua orang tuanya, dia adalah adik kelasku ketika SMP dulu. Dia  anak kepala desa, dan dia juga lulusan pesantren Tahfidz di jawa tengah. Pastinya dia sangat alim dalam ilmu agama dan juga bacaan Qur’annya.

Ternyata niat dia dan ortunya datang ke rumah gadis tersebut adalah untuk mengajukan lamaran juga. Dan dalam waktu sekejap, bahkan tanpa meminta izin anak gadisnya, lamaranpun langsung diterima. Mendengar persetujuan lamaran itu, akupun langsung pergi meninggalkan rumah gadis yang aku cintai dengan hati yang penuh luka.

Ini akibat ketika aku disuruh ibuku belajar baca Qur’an sewaktu kecil dulu, aku tidak pernah mau. Sehingga sampai dewasapun aku belum bisa membaca al-Qur’an.  Sedih.

 

Akhirnya disaat kegalauanku memuncak, tiba-tiba salah satu teman baikku saat di SMA, mengirim pesan lewat inbox Facebook-ku, kitapun bercerita panjang lebar, sampai suatu pembicaan bahwa sekarang dia sudah pandai baca al-Qur’an dan berusaha menghafalkannya. Dia bercerita kalau dia bisa seperti sekarang ini, wasilah dari mengikuti bimbingan Tahsin disalah satu kelas ngaji online, disana dibimbing para Asatidz yang expert bahkan salah satunya Syeikh dari Mesir. Tanpa berpikir panjang akhirnya akupun mengikuti pembelajaran ngaji online tersebut.

Jika Anda pernah atau saat ini sedang merasakan seperti apa yang Aku rasakan, yaitu gagal meminang gadis idaman, gara-gara tidak bisa membaca al-Qur’an dengan lancar dan benar. Maka Anda pasti merasakan luka yang sama seperti apa yg Aku rasakan saat ini.

Alhamdulillah setelah mengikuti saran dari sahabatku, hanya dalam waktu 3 bulan saya lancar membaca al-Qur’an, berkat bimbingan para Asatidz yang hebat dan Syeikh dari Mesir. Akupun ketagihan belajar al-Qur’an bahkan sampai sekarang masih belajar dan berusaha menghafalkannya..

Setelah saya lancar baca al-Qur’an dan hafal 30 juz dengan mutqin, tiba-tiba temanku satu group mentoring ngaji mengenalkanku dengan keponakannya, dia seorang gadis sangat cantik, hafidhah dan anak kyai yang terkenal dikotaku. Dengan PeDe Aku memberanikan diri untuk melamarnya. Dan alhamdulillah lamaranku diterima, setelah orang tuanya mengetahui Aku jago ngaji dan hafal Qur’an 30 juz dengan Mutqin.

Aku  menemukan bahwa belajar dengan  sungguh- sungguh disertai guru expert yang membimbing, akan menghasilkan buah yang luar biasa. Dimana ada kemauan maka disitu pasti ada jalan keluarnya, siapa yang sungguh-sungguh maka dia akan berhasil, dalam pepatah arab dikatakan “Man Jadda Wajada”.

 

Dan Aku juga teringat pesan temenku yang telah menyarankan agar Aku belajar ngaji ditempat ini, bahwa belajar itu  harus ada gurunya, lebih-lebih belajar mengaji. “Man Laisa Lahu Syaikhun, Fa Syaikhuhu asy-Syaithonu”.  “ Barang siapa yang menuntut ilmu tanpa seorang guru, maka sesungguhnya gurunya adalah  Syaitan”.

Alhamdulillah, aku sangat bersyukur, karena aku telah memilih jalan menuntut ilmu yang benar. Tak terasa aku sudah 5 tahun belajar di tempat ini, dibimbing Ustadz-Ustadz yang hebat. Bahkan juga dibimbing Syeikh dari Mesir. Berkat wasilah ini saya mempunyai istri yang sangat sholihah, cantik, hafidhoh, dan sekarang akupun mempunyai pesantren tahfidz dirumah.

Dengan adanya bimbingan tahsin bersanad secara online seperti ini, semoga banyak orang-orang yang belum bisa baca al-Qur’an menjadi jago,  expert dan beruntung seperti aku  sekarang ini.. amiin

Gabung Sekarang !

Di Kelas Mentoring Tahsin Bersanad

Bersama Syeikh Emad MESIR